Jaga Keharmonisan Keluarga Masa Kini

Artikel kali ini akan membahas mengenai menjaga keharmonisan rumah tangga dalam berbagai cara yang dapat Anda lakukan bersama pasangan sah Anda. Saat ini, isu perceraian ramai terjadi di kalangan selebritis. Tidak hanya pernikahan yang berusia seumur jagung yang bisa mengalami perceraian namun usia pernikahan yang terbilang lama hingga puluhan tahun pun bisa terjadi perceraian. Artis atau selebritis merupakan publik figur yang menjadi panutan para fansnya, ketika idolanya mengalami perceraian bukan tidak mungkin fansnya akan mengikuti. Maraknya kasus perceraian pada artis ini bisa membuat trauma atau takut menikah pada masyarakat yang masih awam. Terlebih lagi perceraian artis yang biasanya disebarluaskan oleh stasiun televisi maupun tabloid sehingga masyarakat semakin tahu akan isu perceraian tersebut.

Tips Menjaga Dan Merawat  Keharmonisan Keluarga

Berdasarkan maraknya kasus perceraian yang terjadi pada artis, maka Anda perlu menjaga keharmonisan rumah tangga agar tidak duduk di meja hijau untuk menghadiri siding perceraian. Keharmonisan rumah tangga perlu terus dirawat dan dijaga ibaratnya tanaman. Tanaman memerlukan pupuk dan air agar tetap tumbuh subur dan bisa menghasilkan buah yang manis. Begitu pula dengan hubungan rumah tangga yang memerlukan pupuk dan air sehingga hubungan lebih harmonis dan tidak membosankan. Apalagi ditambah dengan isu pelakor yang merajalela berusaha menghancurkan hubungan rumah tangga yang telah dibina sekian lamanya. Apa sajakkah yang perlu dilakukan untuk menjaga keharmonisan keluarga? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui jawabannya!

  • Komunikasi Menjadi Poin Penting dalam Berumah Tangga

Saat ini sudah ditemukan handphone yang super canggih sehingga bisa memudahkan Anda dalam berkomunikasi dengan pasangan. Namun kehadiran handphone ini jangan malah menjadikan hubungan yang jauh menjadi dekat tetapi yang dekat menjadi jauh. Saat pasangan Anda berada di luar rumah atau di luar jangkauan Anda maka manfaatkan handphone untuk melakukan komunikasi dengannya. Namun ketika pasangan Anda ada di sekitar Anda dan mudah untuk dijangkau maka komunikasi secara langsung menjadi salah satu hal yang harus Anda lakukan. Buat suasana percakapan yang hangat meskipun hanya menanyakan hal-hal yang sepele ibaratkan pacaran setiap hari.

  • Saling Terbuka Satu Sama Lain

Keterbukaan dengan pasangan harus dilakukan agar transfer informasi bisa berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Manusia tidak bisa membaca batin atau hal yang dipikirkan oleh manusia lain, termasuk pasangan Anda. Jadi mulailah untuk berbicara agar pasangan Anda tahu keadaan yang sedang Anda rasakan saat itu. Terkadang berbagi cerita dengan orang yang disayangi akan dapat menghilangkan beban pikiran sehingga terasa lebih tenang. Ceritakan semua pengalaman yang Anda alami saat itu kepada pasangan Anda baik itu hal yang menyenangkan atau bahkan menyedihkan. Memberikan kesempatan pada pasangan untuk memainkan handphone merupakan salah satu bentuk keterbukaan dengan pasangan pada zaman yang modern ini.

  • Saling Percaya dan Bersikap Setia

Setia merupakan harga mahal yang harus dipegang sejak pengucapan ikrar suci di hadapan orang tua pasangan masing-masing. Setia di sini harus diawali dengan rasa saling percaya dan tidak ada rasa curiga sedikit pun. Pasangan yang baik adalah mau menceritakan segala sesuatu sehingga membuat tidak khawatir dan curiga. Pada zaman yang marak pelakor seperti sekarang ini, kesetiaan menjadi salah satu hal yang paling diuji saat menjalin hubungan suami istri. Jangan sia-siakan keharmonisan keluarga Anda dengan selingkuh dan melanggar kesetiaan!

  • Rutin Melakukan Hubungan Suami Istri

Pasangan suami istri yang menikah tentunya sudah memiliki status yang sah dalam hal agama dan negara sehingga semua yang dimiliki suami menjadi milik istrinya juga begitu pula sebaiknya. Rutin melakukan hubungan suami istri akan membuat rasa cinta dan sayang terus terpupuk sehingga keharmonisan keluarga bisa terjaga. Namun pada beberapa kasus, ada pasangan yang enggan melakukan hubungan suami istri karena merasakan sakit saat ejakulasi. Mengapa bisa timbul rasa sakit? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui jawabannya!

Malas Melakukan Hubungan Suami Istri Karena Nyeri Saat Ejakulasi? Ini Penyebabnya

Saat terjadi kelainan atau penyakit pada organ tubuh maka akan terjadi suatu respons berupa sakit yang dapat menjadi sinyal bahwa Anda perlu segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan. Hidup Sehat Di Tengah Kesibukan, Kenapa Tidak? semua bisa di lakukan mulai dari hal kecil.Begitu pula apabila terjadi nyeri saat ejakulasi, bisa menjadi pertanda bahwa organ reproduksi Anda ada yang mengalami masalah. Apa sajakkah itu? Simak ulasannya berikut ini!

  • Terjadi Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu penyakit yang umumnya sering terjadi pada pria. Oleh karena itu, prostat perlu mendapat perlakuan khusus agar bisa tetap sehat. Apa saja gejala yang dirasakan saat terjadi kanker prostat? Terjadi nyeri saat buang air kecil sehingga umumnya pasien prostat mengalami kesulitan saat hendak mengeluarkan urin. Adanya darah yang ditemukan pada urin dan air mani yang bisa menjadi salah satu tanda terjadinya kanker prostat serta timbulnya rasa nyeri saat ejakulasi.

  • Gangguan Psikologis

Saat Anda sedang mengalami masalah dan stres maka bisa mempengaruhi terjadinya nyeri saat ejakulasi. Trauma masa lalu misalnya pada korban perkosaan pun bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya nyeri saat ejakulasi dan bahkan takut untuk melakukan hubungan bahkan dengan pasangan sahnya sendiri.

  • Indikasi Terserang Penyakit Menular Seksual

Misalnya gonorea dan herpes akan membuat alat reproduksi terasa panas atau terbakar yang menyebabkan rasa nyeri saat ejakulasi.

  • Radang pada Alat Reproduksi

Peradangan ini bisa disebut juga dengan orchitis yang dapat membuat nyeri saat ejakulasi.

  • Masalah pada Fisik Alat Reproduksi

Adanya luka, lecet, gesekan serta kelainan medis lainnya pada bagian fisik alat reproduksi akan membuat rasa nyeri saat ejakulasi.